Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

Manusia Baru di dalam Kristus

  Manusia Baru di dalam Kristus Pendahuluan Dalam setiap kehidupan tentu banyak persoalan-persoalan yang akan kita hadapi baik hal kecil maupun besar. jadi bagaimana kita mengatasi hal tersebut apakah dengan kekerasan, kekuatan, gelar sarjana atau mengandalkan Tuhan. Tetapi jika kita sudah hidup di dalam Kristus pastinya kita mengandalkan Tuhan, Itulah yang disebut manusia Baru. Istilah Manusia Baru adalah manusia yang sudah mengalami kasih Tuhan, percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sehingga gaya hidupnya menjadi gaya hidup yang berbeda. Melalui firman Tuhan pada hari ini, kita akan belajar 3 ciri-ciri Manusia baru di dalam Kristus : 1.       Meninggalkan manusia lama dan   menjadi ciptan baru (ayat 17-18) Setiap orang harus mampu melihat perbedaan antara orang percaya dengan bukan Kristen melalui cara hidup Kristen yang memang berbeda. Efesus 5:8 menyebutkan bahwa “memang dahulu kita adalah kegelapan, namun saat ini kita adalah anak-anak terang...

hadiah yang menyelamatkan

  HADIAH YANG MENYELAMATKAN (Ibrani 10:11-18) Di dalam kehidupan Kristen saat, semakin hari semakin tidak menyadari kekristenanya sebagai orang yang percaya. Banyak anak2 Tuhan meninggalkan Tuhan bahkan hidup seenaknya saja tanpa mengaitkan Tuhan dalam hidupnya semacam Humanisme meninggalkan adikodrat Allah, maka banyak yang meninggalkan Tuhan bukan orang percaya tapi justru sebaliknya. Maka hadiah yang sempurna menyelamatkan dunia bukanlah Hukum Taurat 1.       Tubuh Kristus sebagai hadiah yang menyelamatkan (ay. 11-14). penebusan Kristus menanggung hukuman dosa untuk orang-orang pilihan di atas diri-Nya sendiri dan karena itu membayar kehidupan mereka dengan kematian-Nya. Dengan kata lain, Dia bukan hanya membuat keselamatan, Dia sebetulnya meraih keselamatan itu bagi orang-orang yang sudah dipilih-Nya. Manusia bukan hanya diselamatkan tetapi di pulihkan atas dosa maka cara penyelamatan yaitu ; penebusan lewat kayu salib Yesus Kristus. Istilah Peneb...

Pelayan yang dikenan Allah

  Tema : seorang pelayan yang berkenan di hadapan Allah ( 1 Tim. 3:1-7)                                                              Saudara yang terkasih jelas bahwa kita semua adalah umat pilihan Allah dan itu betul adanya. Allah memilih kita karena Allah mempunyai rencana yang indah. Allah tidak melihat kepandaian, sifat, fisik seseorang. Bahkan sebenarnya orang yang cacat pun dapat melayani Allah dengan porsinya masing-masing. Jadi untuk kita, yang mempunyai kelebihan di atas rata-rata (baik itu berupa harta, kepandaian, fisik) tidaklah sepantasnya kita menghakimi orang lain yang lemah karena Tuhan dapat saja membalikkan keadaan dan menggunakan orang yang lemah untuk mempermalukan ora...