Manusia Baru di dalam Kristus

 

Manusia Baru di dalam Kristus

Pendahuluan

Dalam setiap kehidupan tentu banyak persoalan-persoalan yang akan kita hadapi baik hal kecil maupun besar. jadi bagaimana kita mengatasi hal tersebut apakah dengan kekerasan, kekuatan, gelar sarjana atau mengandalkan Tuhan. Tetapi jika kita sudah hidup di dalam Kristus pastinya kita mengandalkan Tuhan, Itulah yang disebut manusia Baru. Istilah Manusia Baru adalah manusia yang sudah mengalami kasih Tuhan, percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sehingga gaya hidupnya menjadi gaya hidup yang berbeda. Melalui firman Tuhan pada hari ini, kita akan belajar 3 ciri-ciri Manusia baru di dalam Kristus :

1.      Meninggalkan manusia lama dan  menjadi ciptan baru (ayat 17-18)

Setiap orang harus mampu melihat perbedaan antara orang percaya dengan bukan Kristen melalui cara hidup Kristen yang memang berbeda. Efesus 5:8 menyebutkan bahwa “memang dahulu kita adalah kegelapan, namun saat ini kita adalah anak-anak terang di dalam Tuhan.” Paulus berharap kita meninggalkan manusia lama kita yang penuh dengan  dosa, dan mengikut jalan Kristus yang telah memperdamaikan kita dengan kematian-Nya di kayu salib. mengenakan manusia baru sesungguhnya kehendak Allah di dlam kebenaran dan kekudusannya. Ciri-ciri manusia yang lama adalah:

 1. hidup dalam kegelapan, yang dimaksud gelap adalah hidup tanpa arah dan tujuan, tidak mengetahui tujuan hidup, tidak berjalan dlam hiktmat dan pengertian Ilahi karena itu tindakannyapun gelap pula, inilah ciri khas orang dunia. Orang seperti ini bagikan seorang buta, yang tidak mengetahui kebenaran, dalam menjalankan kehidupannya, ia tidak berjalan dalm terang kebenaran. Hidup seakan-akan dalam Tuhan tetapi masih terus hidup dalam kegelapan, hidup terus diperhamba dan dijajah oleh dosa.

2. hidup yang jauh persekutuan dengan Tuhan. Artinya adalah ia tidak menjadikan Tuhan menjadi pusat Hidupnya. Ia tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Ciri-ciri seprti inilah orang yang tidak pernah berdoa secara pribadi dengan Tuhan, tidak mengandalkan Tuhan hanya mencari kesenangan-kesenangan duniawi, tetapi seorang memiliki hubungan baik dengan Tuhan sekalipun ia punya masalah, tantangan hal itu tidak membuat ia jadi kompromi dengan perkara-perkara duniawi, justru sebaliknya ia mendekatkan diri  pada Tuhan. Itulah sebabnya Daud berkata; “hanya dekat Allah saja aku tenang”, orang yang memiliki Damai merasa hidupnya dekat Tuhan.

Dengan demikian kita harus mengerti kehendak Allah, Tuhan ingin hidup kita mengikutnya dan berpaling dari dosa dengan meninggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru karena kita sudah di perdamaikan oleh Yesus Kristus. Kita ini adalah Ciptaan yang baru yang suadah memiliki pengalaman yang diakibatkan karena perjumpaan pribadi dengan Tuhan Yesus. Ciptaan yang baru itu pengalaman nyata yang harus dialami setiap orang yang mengaku anak Tuhan.

Ciri manusia baru

a.      Zakheus (lukas 19:8)

-         Rindu untuk mentaati Firman Tuhan

-         Rindu untuk menyenangkan orang lain

b.      Andreas waktu dipanggil (Mar. 1:16-19)

-         Memprioritaskan Tuhan diatas kesibukanya. Sehingga memberikan diri dan waktunya untuk Tuhan.

-         Tanggap akan suara Tuhan

Manusia baru itu bukan diperoleh saja, tapi harus diraih dan perjuangkan, ada bagian kita Dalam menjaga manusia baru kita dan manusia baru itu akan terlihat dari buahnya dan  akan berdampak bagi lingkungannya.

2.      Percaya kepada-Nya yang telah mendamaikan Dunia (ayat 19-20)

Sebagai umat Kristiani kita percaya dan yakin bahwa kita telah dimenangkan dan di Damaikan oleh kristus. Surat ini ditulis dilatarbelakangi oleh adanya jemaatyang meragukan kerasulan dari Paulus untuk itu Paulus ingin menjelaskan bahwa dia adalah seorang pelayan yang sungguh-sungguh telah diperdamaikan dan diubahkan oleh Tuhan. Paulus menjelaskan kasih Kristus telah menguasai dirinya yang akhirnya menjadi ciptaan yang baru di dalam kristus. Pembaharuan hidup Paulus itu menjadikannya sebagai pelayanan membawa pembaharuan kehidupan yang baru bagi orang lain. Rasul Paulus mengakui sebelum dia mengenai Kristus  maka penilaianya terhadap Kristus hanyalah sebatas pemikiran manusia, hal ini sesuai dengan apa yang dilakukan Paulus sebelum bertemu dengan Kristus dalam perjalannya ke damsyik, Paulus adalah pembenci Kristus serta pengikutnya. Tetapi berakhir dan Paulus akhirnya menjadi pengikut Kristus yang sejati. Hal ini dikatakan Paulus bahwa cara pandangannya terhadap Kristus Yesus benar-benar berubah. Dahulu ia seorang pembenci Kristus sekarang menjadi pecinta Kristus. Karena Allah telah melakukan pendamain antara manusia dengan Allah melalui kehadirat yesus di dunia. Pendamaian ini karena ada faktanya manusia telah jatuh kedalam dosa, yang mengakibatkan hubungan manusia dan Allah terputus. Namun Allah tidak memperhitungkan pelanggaran manusia. Dengan demikian setiap orang yang percaya Kristus ia adalah ciptaan yang baru. Maka kita sebagai jemaat yang terkasih mari kita terus hidup dalam takut akan Tuhan mengandalkan Tuhan karena kita percaya bahwa kita telah diperdamaikan Oleh kristus.

 

 

 

 

 

 

 

3.      dibenarkan oleh Allah (ayat 21)

pembenaran atau dibenarkan berarti menyatakan sesuatu bias dianggap benar, menjadikan seseroang pulih hubungannya dengan Allah.

Pembenaran terjadi ketika  Allah menyatakan mereka yang menerima Kristus sebagai orang benar, pembenaran Allah bukan berarti mentaati hukum taurat, tetapi dalm pandangan Allah kita dibenarkan ketika kita percaya kepada Yesus Kristus; yang telah menghapus dosa kita, kita semua telah diselamat oleh Allah.

Semua orang telah berdosa, semua orang tidak mencapai standar, kemuliaan Allah. Namun Allah di dalam kemurahan dan anugerahnya menyatakan kita tidak bersalah. Dia telah melakukan ini melalui Yesus Kristus yang telah membebaskan kita dengan menyingkirkan dosa-dosa kita. Kita di jadikan benar di mata Allah ketika kita percaya bahwa Yesus mencucurkan darahnya, mengorbankan HidupNya untuk kita. Mengapa pernyataan pembenaran ini begitu penting? Rom.5:1 “sebab itu kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup oleh damai sejaterah dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus”. Karena pembenaran damai sejaterah Allah dapat memerintah dalam hidup kita. Adalah fakta , pembenaran memungkinkan orang percaya memiliki jaminan keselamatan.

Kesimpulan

Marilah kita mau di ubahkan oleh Firman Allah yang hidup dan jalan kebenaran berpegang dengan perintah Allah dengan meninggalkan manusia lama dengan mengenakan manusia baru maka kita disebut ciptaan baru yang hidup di dalam takut akan Tuhan.

                                            Tuhan Yesus Memberkati

Komentar